Selasa, 29 Mei 2012

FAKTA DIBALIK KEINDAHAN PAYUDARA MONTOK


Payudara bagi kaum perempuan tidak hanya memiliki fungsi estetika dan sensualitasnya, tetapi juga berfungsi sebagai organ yang dapat memberikan kehidupan.

Namun hanya sedikit wanita yang benar-benar memahami payudara mereka. Nah bagi Anda yang ingin tahu lebih banyak tentang payudara, berikut beberapa fakta menarik di balik keindahan payudara:

Payudara kiri lebih besar

Tidak ada perempuan berpayudara sempurna dan ukuran simetris antara kiri dan kanan. Biasanya payudara kiri sedikit lebih besar dari kanan.
Kadang-kadang ukuran perbedaan ini dapat dilihat dengan mata telanjang. Bentuknya mungkin sedikit berbeda. Namun sampai sekarang tidak ada yang tahu apa penyebabnya.

Ukuran sesuai usia

Pada usia 20, payudara terdiri dari lemak, kelenjar yang menghasilkan susu dan kolagen. Pada usia itu, payudara terasa kencang dan elastis.
Berat payudara

Payudara normal berukuran berat sekitar 500 gram. Masing-masing payudara menyumbang sekitar 4-5 persen dari total lemak tubuh dan menyumbang sekitar satu persen dari total berat badan.

Rangsangan payudara

Seperti organ kelamin laki-laki, payudara juga mengeras ketika diberikan rangsangan. Payudara sangat sensitif terhadap rangsangan seksual.
Menurutpenelitian, kondisi ini membuat ukuran payudara membesar sekitar 25% selama seks. Hal ini terjadi karena perubahan hormon.

Pertumbuhan rambut

Banyak wanita memiliki sedikit rambut di sekitar areola. Hal ini sangat normal,karena di daerah ini ada folikel rambut. Jika Anda merasa terganggu, dapatdihilangkan tanpa risiko apapun.

Penghasil ASI

Payudara seorang wanita menghasilkan susu yang rasanya lebih manis dari susu sapi. ASI mengandung banyak vitamin E, zat besi, dan asam lemak.GABUNG Halaman Facebook saya Menjelma.com ,dengan mengklik Tombol SUKA dibawah ini

Senin, 26 Maret 2012

Gempa 7,4 SR di meksiko

Gempa 7,4 SR Guncang Meksiko
(AP Photo) ara petugas memeriksa mobil yang hancur tertimpa jembatan yang runtuh setelah gempa berkekuatan 7,4 SR mengguncang Meksiko, Rabu (21/3).
Mexico City, (Analisa). Gempa berkekuatan 7,4 skala Richter mengguncang Meksiko, Rabu (21/3), sehingga menimbulkan kepanikan, dengan ratusan gedung rusak dan rumah di ibu kota negara itu bergoyang.
Pekerja kantor berhamburan lari ke jalan di Mexico City ketika gempa itu berlangsung selama lebih satu menit.

Kabel-kabel telepon terputus, gedung-gedung dikosongkan, lalu lintas kacau dan bursa efek terpaksa menghentikan sesi perdagangan lebih awal.

Sedikitnya 11 orang cedera

Sekitar 800 rumah rusak berat di negara bagian Guerrero, di bagian baratdaya Meksiko, kata para pejabat. Gubernur negara bagian itu Angel Aguirre mengatakan dia mendapat laporan rumah-rumah roboh walau pihak berwenang belum memberi konfirmasi.

Gempa itu termasuk salah satu yang terkuat karena Meksiko pernah juga diguncang gempa bumi yang berkekuatan 8,1 pada 1985. Ribuan orang tewas akibat gempa itu.

Kementerian dalam negeri mengatakan, negara akan tetap siaga penuh selama 24 jam mendatang setelah 18 gempa susulan tercatat. Sebagian gempa susulan itu berkekuatan di bawah 5 SR.

Namun, belum ada laporan korban tewas dalam bencana alam ini. Perjalanan udara atau ke instalasi minyak mengalami kekacauan besar.

Survai Geologi AS menetapkan kekuatan gempa pertama 7,6 SR. Pusat gempa berada 11 mil bawah tanah.

Sekelompok wanita berpelukan dan menjerit histeris di monumen Angel of Independence Mexico City, tempat ratusan orang yang dievakuasikan dari gedung-gedung perkantoran mengatakan tidak pernah merasakan gempa kuat seperti ini.

Di negara tetangga Oaxaca, 68 rumah permanen rusak dan sedikitnya lima orang cedera, salah seorang dari mereka parah di daerah sekitar kota Pinotepa Nacional dekat pantai Pasifik, ujar dinas-dinas penanganan darurat lokal.

Sabtu, 17 Maret 2012

KORUPSI MENJERAT RAKYAT


Mimbar Opini - Wakil Menkum dan HAM merasa heran dengan kuatnya arus penolakan terhadap wacana moratorium, padahal arti dari moratorium adalah pengetatan, remisi dan pembebasan bersyarat terpidana korupsi dan terorisme. Jadi, moratorium yang dimaksud adalah bukan penghentian, tetapi pengetatan /kontrol. Karena, kalau akan dihapuskan sama sekali maka akan bertabrakan dengan Undang-Undang Pemasyarakatan, yang didalamnya tertulis bahwa itu salah satu hak daripada narapidana.
Pengetatan pemberian remisi dan bebas bersyarat terhadap koruptor memang untuk pencitraan, agar negara Indonesia ke depan bukan surga bagi koruptor, tetapi sebaliknya neraka bagi koruptor. Dalam kebijakan pembatasan pemberian remisi kepada koruptor, Kemenkum HAM memiliki kepentingan tertentu, hal ini dimaksudkan untuk menciptakan Indonesia yang bersih dari korupsi. Kemenkum dan Ham, tidak mempunyai kewenangan memberikan vonis kepada para terdakwa korupsi, Namun, bisa memberikan pengetatan terhadap narapidana korupsi.
Pengetatan pemberian remisi dan bebas bersyarat bagi terpidana korupsi dinilai positif oleh banyak kalangan dan akan member efek jera bagi koruptor. Namun efek samping dari pengetatan ini dikhawatirkan akan membuat vonis bebas kepada terdakwa korupsi semakin tinggi. Kalau dulu orang yang korupsi, mainnya di lapas yaitu dengan remisi dan bebas bersyarat. Untuk mencegah hal ini, perlu dilakukan sinergi antara seluruh aparat penegak hukum. Pemberantasan korupsi, harus dilakukan oleh institusi kejaksaan, kepolisian dan pengadilan. Makanya setiap putusan itu harus betul-betul diawasi. Jangan sampai di sini ditambal, di sana bocor, di lapas diperketat, tetapi banyak koruptor yang divonis bebas di pengadilan.

Senin, 05 Maret 2012

DOA IBU


ketika hati Ibunda gulana
melihat putri yang kecewa
menggapai cinta di tengah langit
terjembab masuk lumpur berlekat..
nestapa….
———-
kabut berselimut keruh
dibawa pria pecundang
penggoda
menggoncang hati perempuan muda
dengan sihir kata
maka Ibunda kembali was-was
marabahaya sudah dekat
——–
doa hanya bisa disebar
melalui hati bening Ibunda
agar sang putri selamat
terusir jauh dari pria tua…
yang tak patut menjadi menantunya
tak akan patut selamanya..
———
awan bergulung keruh
disembur kapas putih jernih
benderang kembali menerangi bumi
pangeran baru telah datang
yang layak
yang patut
yang cakap
yang sigap ..
sang putri tertawa
dunia kembali bernyanyi di matanya
——-
sujud syukur Ibunda
tiada tara
kerabat sedunia turut lega…
lepas sudah segala resah
tersingkir semua prahara
dari pria sihir kata racun berbisa…

ENI:BERJUANG HIDUP DI BAWAH GARIS KEMISKINAN




CITEUREUP-  Kesejahteraan hidup menjadi dambaan semua  orang, tercukupinya kebutuhan sandang, pangan dan papan. Untuk mencapainya banyak cara yang dilakukan, tentunya dengan bekerja keras.
Namun  kehidupan yang di alami Eni (40),  jauh di bawah rata-rata, kehidupan yang sangat sulit ia jalani dengan sabar, dengan bekerja sebagai pembantu rumah tangga di rumah seorang guru.
Kampung Nagrog Rt05 Rw02, Desa Sukahati Kecamatan Citeureup tempat ia tinggal bersama keluarganya  di rumah berukuran 3 x 5 meter ini yang hanya ada satu ruangan saja, kamar, dapur dan kamar mandi dalam satu ruangan. ia bersama suami dan anaknya tinggal. Suami Eni yang hanya kuli serabutan, Munawar (60) terkadang ia bekerja di proyek pembangunan jalan, menjadi kenek tukang bangunan, sampai menjual umbi singkong.
Karena kurangnya pendidikan menjadikan dirinya merasa minder untuk bermasyarakat dengan warga sekitar, setiap harinya ia jalani dengan bekerja pada tetangganya yang memerlukan bantuannya unutuk menggosok pakaian ataupun membersihkan rumah. Salah satunya di rumah ibu Peppy guru Tk di daerah Sukahati, ia di bayar perharinya sebesar Rp10 ribu, terkadang mendapatkan pemberian berupa uang ataupun makanan dari orang lain yang menaruh belas kasihan padanya.
Munawar bekerja dari pagi hingga petang, demi mencukupi kebutuhan rumah tangga, namun kerja keras yang ia lakukan tidak bias mencukupi kebutuhan sehari-hari terkadang ia pergi ke tempat pekerjaannya dengan berjalan kaki yang jarak tempuhnya bias mencapai 10 Kilometer.
“Kalau dipakai buat ongkos gak ada buat sehari-hari”, tutur Eni, yang menceritakan suaminya.
Untuk makan sehari-hari, kadang hanya makan pagi saja sorenya tidak makan. “boro-boro buat bayar sekolah buat makan saja susah”, tegas Eni yang sudah 15 tahun tinggal di desa Sukahati.
Eni mempunyai tiga orang anak yang kesemuanya laki-laki, anak pertama Eni juga ikut meringankan beban keluarga, Nur Bara (20), pria yang hanya mengenyam pendidikan Sekolah Dasar (SD), yang kini ia bekerja di Pabrik Agar Agar di daerah Tarikolot Kecamatan Citeureup,  dari gajinya pun tidak bias mencukupi kebutuhan hidup. Dia tinggal bersama neneknya karena tempat tinggal Eni cukup sempit.
Latifah (35) , tetangga Eni, ia menuturkan pula kalau ia sangat mengkhawatirkan keadaan keluarga Eni, yang memang tidak mampu, terkadang ia selalu berbagi rasa bersama keluarga Eni, “kasihan, tapi teh Eni orangnya gak pernah minta walaupun keadaannya seperti itu,kalau di ajak kerumah dia kadang gak mau alasannya sih malu”, ujar Latifah.
Bila Eni atau keluarganya sakit, ia hanya membeli obat warung atau meminum obat herbal (daun-daunan), karena buat ongkos ke Puskesmas saja ia anggap mahal. “Kalau meminjam uang terkadang orang yang mau dipinjami sudah ada rasa takut, karna mungkin saya gak bisa gantinya”,keluh Eni, sembari menahan air matanya yang hamper keluar.
Dituturkan pula oleh Latifah, Pemerintah setempat juga gak bias di salahkan. “karena teh Eni terlalu dusun(kuper) jadi jarang bermasyarakat”,tutur Latifah. Eni juga menuturkan kalau ia di tahun lalu belum pernah menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) dari Pemerintah hingga sampai saat ini, hanya para Dermawan yang memberi tambahan untuk kebutuhan hidupnya.
Latifah juga mengomentari hal ini, karena ia Penduduk baru di Desa Sukahati, ia mengatakan kalau kemiskinan disini memang masih tinggi bukan berarti Pemerintahan Setempat memandang dengan sebelah mata tapi kembali lagi kepada Individualnya, “mau maju atau tidak itu tergantung orangnya, malahan banyak pendatang yang lebih maju di Desa ini,” kata Latifah.
Secara terpisah, Sekretaris Desa Sukahati (Muhtar Gozali) menuturkan kalau kemiskinan di Desa Sukahati Kecamatan Citeureup masih tinggi, apalagi di Sukahati bagian Timur. dulu di era 70-an masyarakat di daerah ini masih mengesampingkan pendidikan formal “Tak usah Sekolah Dasar, Madrasah saja udah cukup,” tutur Sekdes sembari mengingat masa lalu.
Namun karena keadaan jaman yang mulai berbeda, waktu yang bergulir, lama kelamaan Pendidikan Formal pun menjadi di utamakan. Ia pun menuturkan Program Perencanaan Desa, yaitu memprioritaskan Pendidikan karena sumber Daya Manusia (SDM) disini masih rendah.
Ia pun berkomentar tentang kemiskinan yang masih tinggi di Desa Sukahati terlebih di kampung Malingping. Pernah jugadiadakannya seleksi tentang kemiskinan di Desa Sukahati, terkadang rumahnya tidak layak huni tapi punya tanah luas dan berpenghasilan, ada yang rumahnya bagus tapi tidak punya penghasilan, maka mana yang harus di katakana miskin. “Kembali kepada individualnya lagi, kang”, ujar Sekdes.
Pemerintah Desa Sukahati masih menyoroti hal itu namun kembali kepada Sumber Daya Manusia (SDM) nya lagi, peningkatan taraf hidup sudah dilakukan dengan berbagai cara oleh Pemerintah Desa Sukahati, seperti halnya diadakan Koperasi Simpan Pinjam.
Jadi kemiskinan yang terjadi di Desa Sukahati bukan karena sikap Pemerintah Desa yang  tidak memperhatikan keadaan masyarakatnya, akan tetapi memang sejak dulu di Desa Sukahati sesepuhnya tidak mengedepankan Pendidikan Formal seperti yang telah dikatakan Sekdes Sukahati, Sumber Daya Manusia nya yang masih rendah mengakibatkan tidak adanya keahlian.
Pemerintah Desa Sukahati masih berupaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya, dengan berbagai cara terutama di bidang Pendidikan dan Sumber Daya

USUT KORUPTOR

usut koruptor

Kamis, 01 Maret 2012

RAHASIA SHOLAT TAHAJUD

Sekarang kita kembali kepada perbincangan tentang Sholat Tahajud. Apakah kebaikan dan kelebihan yang kita peroleh dari mengerjakan sholat tahajud sementara yang lain sedang nyenyak tidur!?

Dari sisi logis, mungkin kita tidak mengerti bahwa perintah Allah itu mendatangkan kebaikan. Sesungguhnya Sholat Tahajud meneguhkan iman kita, jiwa kita, mental kita untuk menghadapi masalah hidup duniawi dan lain-lain.

Kemudian dari sisi sains pengobatan, kita akan menyedot oksigen di atmosfer bumi sekitar jam tiga pagi hingga terbit matahari dan menggerakkan otot-otot di dalam badan kita yang akan menyegarkan badan dan melancarkan aliran darah ditubuh kita.

Kedua hal tersebut, yaitu oksigen dan gerakan otot sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia. Oksigen akan hilang dari atmosfer bumi selepas matahari terbit dan tidak datang lagi sampai besok pagi. Hanya manusia yang bangun pada waktu ini yang dapat menikmati oksigen tersebut.

Coba kita kaji pergerakan otot-otot kita ketika sholat. Secara kasar, pertama kita berdiri tegak (qiyam) kemudian mengangkat kedua tangan bertakbir dan meletakkan tangan di atas dada – kita telah membesarkan rongga dada kita sehingga paru-paru akan terasa lapang serta menggerakkan otot di kedua belah tangan.

Ketika ruku’ dengan badan membungkuk ke depan dan kedua tangan di atas kepala lutut dan punggung mendatar (parallel to the ground) sekaligus menggerakkan ruas-ruas tulang punggung, tulang leher, tulang pinggang dan tulang tungkai.

Ketika sujud, seluruh berat badan tertumpu sepenuhnya di atas otot-otot kedua tangan, kaki. Dada, perut, punggung, leher dan otot-otot kaki. Lihat saja pada waktu sujud ini berapa banyak otot dan persendian yang kita gerakkan.

Setelah itu kita bangkit dari sujud. Kita duduk, kemudian kita sujud lagi dan sesudah itu kita berdiri kembali. Dalam gerakan badan kali ini secara automatik kita telah menggerakkan sejumlah besar otot-otot di dada , bahu, lengan, perut, punggung, paha, kaki bagian bawah dan otot-otot lainnya. Selain itu kita juga melakukan dua jenis duduk – pertama duduk antara dua sujud dan kedua duduk tahiyat. Kedua jenis duduk ini menggerakkan tumit , pangkal paha, selangkangan, jari-jari kaki dan lain-lain.

Ketika kita memberi salam, kita menggerakkan otot-otot leher tengkuk dan lain-lain.
Kalau kita lihat dari dua hal di atas yaitu menghirup oksigen yang istimewa dan gerakan otot-otot yang semuanya itu sudah tentu akan menyehatkan tubuh kita. Sholat Tahajud bisa juga menjauhkan penyakit pinggang yang selalu menyerang orang yang banyak tidur dan bangun lewat dari tidur malam.


“dan pada sebagian malam hari bersembahyang Tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: Mudah-mudahan Tuhan-mu mengangkatmu ke tempat yang terpuji.”(QS Al-Isra’; 79)

"sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa ada di dalam surga dan dekat dengan air yang mengalir. Sambil mengambil apa yang diberi oleh tuhan mereka. Sesungguhnya mereka sebelum ini di dunia adalah orang-orang yang berbuat baik. Mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan di akhir-akhir malam mereka memohon ampun kepada Allah.” (QS Az-Zariat; 15-18)

“Dan pada sebagian malam bertahajudlah sebagai tambahan ibadah bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji “. (QS Al Isra’; 79).


“Orang yang sabar, orang yang benar, orang yang taat, orang yang menginfakkan hartanya dan orang yang memohon ampunan pada waktu sebelum fajar”. (QS Ali ‘Imran; 17).

Mengapa Allah menyuruh kita bangun di tengah malam untuk melaksanakan Shalat Tahajud? Apa rahasia di balik perintah Allah tersebut? Apakah betul orang-orang yang bertahajud di tengah malam akan diangkat Allah ke tempat yang terpuji?

Rasulullah SAW bersabda:
“Hendaklah kalian bangun malam. Sebab hal itu merupakan kebiasaan orang-orang shaleh sebelum kalian. Wahana pendekatan diri kepada Allah SWT, penghapus dosa dan pengusir penyakit dari dalam tubuh”. (HR at-Tirmidzi).

Beberapa Data Ilmiah Tahajud:

1. Dr. Abdul Hamid Diyab dan Dr. Ah Qurquz mengatakan,Shalat malam dapat meningkatkan daya tahan (imunitas) tubuh terhadap berbagai penyakit yang menyerang jantung, otak dan organ-organ tubuh yang lain. Karena orang yang bangun tidur malam hari, berarti menghentikan kebiasaan tidur dan ketenangan terlalu lama yang merupakan salah satu faktor pencetus terjadinya penyumbatan pembuluh darah. Aktifitas Shalat malam, untuk menghadap Allah Sang Pencipta, akan menenangkan hati dari segala kegundahan dan kegelisahan hidup yang dialami.

2. Bangun malam dapat menjadikan tubuh bugar dan bersemangat, serta terhindar dari penyakit punggung pada usia tua. Dalam salah satu penelitian medis terbukti bahwa orang-orang yang terbiasa Shalat malam relatif lebih aman dari serangan penyakit pada tulang punggung dari pada orang-orang yang tidak shalat malam.

3. Shalat Tahajud memiliki kandungan aspek meditasi dan relaksasi yang cukup besar, dan memiliki pengaruh terhadap kejiwaan yang dapat digunakan sebagai strategi penanggulangan adaptif pereda stres. Sebagaimana juga dijelaskan Dr.M.Soleh bahwa stres punya pengaruh yang besar terhadap ketahanan tubuh seseorang. Dan stres, baik fisik maupun psikis menyebabkan terjadinya pengeluaran cairan tubuh (hormon) cukup banyak dan penguapan dari tubuh yang lebih cepat.

4. Dalam bidang bio-teknologi, Shalat Tahajud dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan respon ketahanan tubuh dan menghilangkan rasa nyeri pasien yang terkena penyakit kanker. Dalam bidang ini pula Shalat Tahajud dapat meningkatkan respons emosional positif yang efektif dalam menegakkan anastesis pra bedah.

5. Shalat Tahajud yang dikerjakan dengan penuh kesungguhan, khusuk, tepat, ikhlas dan kontinyu diyakini dapat menumbuhkan persepsi dan motivasi positif. Dan respons emosi positif (positive thinking) dapat menghindarkan reaksi stres.

Mengapa harus tengah malam?

Kata Tahajud terambil dari kata hujud yang berarti tidur. Kata Tahajud dipahami al-Biqai dalam arti tinggalkan tidur untuk melakukan Shalat. Shalat ini juga dinamakan Shalat lail/Shalat malam, karena dilaksanakan di waktu malam yang sama dengan waktu tidur. Apa rahasia bangun di tengah malam untuk Shalat Tahajud?


Hal ini telah dijawab Allah pada QS Al-Muzzammil; 6-7, yang artinya kira-kira:
“Sesungguhnya bangun diwaktu malam, dia lebih berat dan bacaan di waktu itu lebih berkesan. Sesungguhnya bagimu di siang hari kesibukan yang panjang”.
Dari ayat tersebut ada dua hal yang begitu mengesankan kita. Pertama, sengaja untuk bangun malam. Kedua, bacaan di malam hari memiliki efek dan dampak yang lebih mengesankan. Sengaja bangun malam hanya bisa dilakukan oleh orang yang memiliki niat kuat. Niat yang kuat pasti didorong oleh motivasi yang kuat, sehingga pekerjaan tersebut akan dilakukan dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh.

Apalagi Shalat Tahajud adalah Shalat sunnah, Insya Allah orang yang melaksanakan shalat sunnah adalah orang yang memang punya niat yang ikhlas dan motivasi yang kuat. Lain halnya dengan Shalat wajib, tidak jarang kita melaksanakan Shalat wajib hanya sekedar “gugur kewajiban”. Shalat Tahajud dilakukan harus setelah tidur, meskipun sejenak.

Apa manfaatnya?. Rasulullah SAW sangat memperhatikan hak-hak yang harus didapat tubuh kita. Bahkan ditegaskan bahwa kita wajib memenuhi hak-hak yang harus diperoleh tubuh kita dan di antaranya adalah hak untuk tidur.

Sabda Rasulullah: “Puasa dan berbukalah, Shalat dan tidurlah karena sesungguhnya tubuhmu punya hak yang harus kau penuhi dan sesungguhnya matamu punya hak yang harus kau penuhi dan istrimu (pasanganmu) punya hak yang harus kau penuhi”. (HR. Al-Bukhari).

Tidur adalah keadaan istirahat alami pada berbagai makhluk hidup, termasuk manusia. Pada manusia, tidur adalah penting untuk kesehatan. Tanda-tanda kehidupan seperti kesadaran, denyut jantung dan frekuensi pernafasan mengalami perubahan, yaitu mengalami penurunan atau perlambatan. Dalam tidur normal biasanya fungsi saraf motorik dan saraf sensorik untuk kegiatan yang memerlukan koordinasi dengan sistem saraf pusat akan diblokade/dihambat, sehingga pada saat tidur cenderung untuk tidak bergerak dan daya tanggap berkurang.

Saat bangun tidur pasti pikiran kita lebih terang. Bayangkan dalam 1 hari, jantung kita berdetak 100.000 kali, darah kita mengalir melalui 17 juta mil arteri, urat darah halus/kapiler dan juga pembuluh vena. Tanpa kita sadari rata-rata sehari kita berbicara 4.000 kata, bernafas sebanyak 20.000 kali, menggerakkan otot-otot besar sebanyak 750 kali dan mengoperasikan 14 miliar sel otak. Dan tidur adalah istirahat yang sangat baik menurut ilmu kesehatan, karena terjadi proses pemulihan sel tubuh, penambahan kekuatan dan otak kita kembali berfungsi dengan sangat baik. Sangatlah tepat jika Allah berkehendak agar Shalat Tahajud dikerjakan setelah tidur. Dengan pikiran yang segar akan membantu kita lebih khusyu’ memaknai ayat-ayat Allah yang kita baca. Berkomunikasi di malam hari kira-kira pukul 01:00 - 04:00 (sepertiga malam terakhir), secara umum akan lebih baik.

Ini dapat kita buktikan ketika melakukan komunikasi lewat ponsel di waktu tengah malam atau berselancar mengarungi dunia maya lewat internet, kekuatan sinyal yang dipancarkan akan lebih kuat, jelas dan cepat. Komunikasi kita dengan Allah saat Tahajud, kira-kira dapatlah dianalogikan demikian. Disaat manusia terlelap tidur diselimuti mimpi, kita mampu berkomunikasi dengan Sang Khalik dalam keadaan pikiran tenang dan fisik yang segar, tentulah “komunikasi” akan terjadi dengan “sinyal” yang kuat dan jernih. Dan komunikasi yang kita lakukan semuanya berbasis pada pancaran energi.

Meditasi dan Tahajud

Meditasi berarti keheningan, diam dan kesendirian. Keheningan muncul apabila pikiran sadar kita telah berhenti sepenuhnya. John Kehoe, penulis buku terlaris “Mind Power” pernah melakukan tapa brata dengan menyingkirkan diri dari hiruk-pikuk dunia, kemudian menyepi di dalam hutan untuk melakukan meditasi. Hal ini dia lakukan untuk menembus batas kesadaran tertinggi atau lapisan terdalam pikiran bawah sadarnya melalui kesunyian dan pencarian diri.


Tahajud dan Hormon Stres

Prof. Dr. Muhammad Sholeh, dari Surabaya, telah membuktikan satu dari sekian banyak ilmu yang terkandung di dalam Al-Quran secara ilmiah menurut Ilmu Kedokteran melalui penelitian disertasi dalam bidang Ilmu Kedokteran pada program pascasarjana Universitas Surabaya, dengan judul “Pengaruh Shalat Tahajud Terhadap Peningkatan Perubahan Respon Ketahanan Tubuh Imunologik: Suatu Pendekatan Psikoneuroimunologi”.

Beliau menyimpulkan, jika melakukan Shalat Tahajud secara rutin, benar gerakannya, ikhlas dan khusuk niscaya (dengan seijin Allah SWT) akan terbebas dari penyakit infeksi dan kanker. Penelitian ini melibatkan 41 responden siswa SMU Luqman Hakim Pondok Pesantren Hidayatullah, Surabaya. Dari 41 siswa, hanya 23 yang sanggup menjalankan shalat Tahajud selama 1 bulan penuh. Setelah diuji lagi, tinggal 19 siswa yang bertahan shalat Tahajud selama 2 bulan. Shalat Tahajud dimulai pukul 02.00 - 03.00 sebanyak 11 rakaat, dengan dua rakaat sebanyak 4 kali dan ditutup shalat witir sebanyak 3 rakaat. Dan selanjutnya, hormone kortisol (hormon stres) dari 19 siswa tersebut diperiksa di 3 laboratorium di Surabaya (Pramitha, Prodia dan Klinika).

Kadar kortisol siswa yang shalat Tahajud dengan rutin berbeda dengan siswa yang tidak melaksanakan Shalat Tahajud. Mereka yang Shalat Tahajud memiliki kadar hormon kortisol yang rendah. Hal ini menandakan mereka memiliki ketahanan tubuh yang kuat dan kemampuan individu yang tangguh sehingga mampu menanggulangi masalah-masalah sulit dengan lebih stabil. Hormon kortisol adalah salah satu hormon stres. Kadar hormon ini semakin meninggi ketika kita dalam keadaan stres. Dengan kadar hormon yang tinggi kita lebih mudah berbuat salah, sulit berkonsentrasi dan daya ingat kurang baik.

Dengan Shalat Tahajud yang dilakukan secara rutin, ikhlas dan khusuk akan mampu menciptakan karakter baru serta tangguh bagi pelaksananya, sehingga akan memiliki persepsi dan motivasi yang positif serta akan terhindar dari stres. Mungkinkah itu maksud firman Allah pada QS Al-Isra’; 79 di atas tentang diangkatnya para pelaksana Shalat Tahajud ke tempat yang terpuji? Allahu’alam (Allah yang paling tahu).